Langsung ke konten utama

Apa Itu Shutter Speed dan Perbandingan Hasilnya

    Halo semua, kembali lagi bersama saya di Blog Bakijo. Sudah lama saya tidak menulis artikel di blog ini, karena kesibukan dan hampir tidak ada waktu kosong. Sekarang, saya akan berbagi informasi  dan pengetahuan saya tentang apa itu shutter speed pada kamera dan perbandingan hasilnya. Sebelum anda membaca artikel ini, saya ingin memberi tahu anda, bahwa saya bukan fotografer profesional. Saya adalah pemula dan hanya belajar otodidak melalui youtube dan bertanya kepada orang di sekitar saya. Jadi, jika ingin membaca tutorial yang dibuat oleh seorang fotografer profesional, mungkin ini bukan artikel yang tepat, karena hanya saya tulis berdasarkan pengalaman saya yang masih pemula. Kalau begitu, tanpa basa-basi kita mulai!


1. Apa itu shutter speed? Apa pengaruhnya terhadap foto?

    Shutter speed pada dasarnya seberapa cepat shutter (kalau kita suka mendengar suara "jepret!" dari kamera, itu adalah suara dari shutter) pada kamera kita terbuka dan tertutup. 
Shutter speed dapat mempengaruhi seberapa terang gambar dan motion blur (blur yang terjadi karena suatu benda bergerak). Bagi yang belum tahu tentang motion blur, coba gerakan tangan kalian ke atas dan kebawah di depan muka kalian. Tangan kalian akan terlihat blur bukan? Itulah motion blur. 

    Semakin lambat shutter speed (misalnya 1/25), maka cahaya yang masuk semakin banyak (gambar menjadi terang). Semakin cepat shutter speed (misalnya 1/800), maka cahaya yang masuk semakin sedikit (gambar menjadi gelap). 

    Tips tambahan = untuk mengatasi gambar yang gelap akibat shutter speed yang cepat, naikan ISO dan atur F atau aperture ke angka yang paling kecil.

    Tentang apa itu ISO dan F/aperture, mungkin akan dibuatkan artikel lain.


2. Penggunaan shutter speed tinggi dan rendah

    Jika ingin memotret objek yang bergerak cepat, naikan shutter speed (secukupnya saja, jika berlebihan akan terlalu gelap). Berdasarkan pengalaman saya, shutter speed 1/125 sudah cukup gelap dan tidak banyak blur. Jika ingin memotret objek yang diam, gunakan shutter speed yang rendah saja. Berdasarkan pengalaman saya, shutter speed 1/30 sampai 1/60 sudah cukup terang.

    Tips tambahan = jika saat memotret tangan kita bergoyang-goyang, naikan sedikit shutter speednya.

   Ini contoh gambarnya =

Shutter speed = 1/10


Shutter speed = 1/125

Shutter speed = 1/640




    Pada ketiga foto diatas, saya memotret fidget spinner yang bergerak. Pada shutter speed 1/10, fidget spinner tersebut masih terlihat berputar, dan gambarnya masih terlihat terang. Pada shutter speed 1/640, fidget spinner tersebut sudah terlihat berhenti (walau dengan sedikit blur) dan gambarnya terlihat lebih gelap.


Kesimpulannya,

untuk memotret benda dengan hasil blur (pada objek yang bergerak, jika ada) dan gambarnya tetap terang, gunakan shutter speed yang rendah. Untuk memotret benda yang bergerak cepat dengan hasil objek itu terlihat diam, gunakan shutter speed yang tinggi (akibat shutter speed tinggi = gambarnya menjadi gelap).


    Sekian dulu untuk artikel kali ini, semoga bermanfaat dan mudah dimengerti. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini. Sebelum artikel ini berakhir, saya ingin memberi tahu, sekarang saya juga sudah mulai aktif di channel youtube saya. Nama channelnya "bakijo" (tanpa tanda petik). Silahkan langsung klik disini. Terima kasih, dan sampai jumpa!

Komentar